Perilaku
seksual harus dilandasi prinsip cinta kasih. Seksualitas bukan sekedar
naluri alam yang harus mendapat pelepasan, melainkan bagian hidup yang
pantas dibina, didik, dan dikembangkan, serta penuh nilai dan kasih.
Hal ini dikatakan Romo Yosep Lalu, Pr dalam kegiatan Pembinaan Mental
Mahasiswa Katolik Tingkat Perguruan Tinggi se- Kabupaten Ende di Wisma
Pondok Bina Ola Ngari, Jalan Melati Ende, Senin (15 – 17 Oktober 2012).
Romo
Yosef menjelaskan seksualitas bukan barang yang dapat diperjualbelikan,
menjual seksualitas dengan pornografi atau pelacuran berarti menjual
manusia. Perilaku seksualitas yang tidak berdasarkan cinta, misalnya
hanya berdasarkan nafsu seperti pencabulan, pelacuran dan sebagainya
tidak dibenarkan.
“ Persetubuhan sebagai penyerahan diri yang paling total dan paling
final dan hanya dapat dilakukan oleh mereka yang sudah mempunyai
hubungan permanen, total dan pribadi, dan itu hanya dapat terjadi dalam
status pernikahan.” kata Rm. Yosef
Pater
John Dami Mukese,SVD dalam materinya tentang komunitas basis mahasiswa
sebagai wadah strategis hidup bergereja mengharapkan kepada para peserta
yang mengikuti kegiatan tersebut mampu mengidentifikasi tempatnya
sebagai agen pembebasan dalam konteks komunitas basis gerejawi masing –
masing, mampu mengidentifikasi perannya sebagai agen pemberdayaan
komunitas basis gerejawi masing – masing, mampu menyebut ciri – ciri KBG
(Komunitas Basis Gerejawi) yang membebaskan dan memberdayakan.
Sementara
Ketua Panitia Siprianus Pangga dalam laporannya mengatakan tujuan dari
kegiatan pembinaan mental Mahasiswa katolik Tingkat Perguruan Tinggi se –
Kabupaten Ende adalah membantu mahasiwa-i katolik untuk menyadari
keberadaan dirinya, sebagai orang yang sedang dididik, dibimbing dan
dipersiapkan sebagai kader pemimpin bangsa dan gereja di masa datang,
membantu para mahasiwa katolik untuk berpikir kritis, logis, dan
sistematis alam menggunakan dan memanfaatkan kemajuan IPTEK demi
kesuksesan dan kesejahteraan masa depannya.
Kegiatan
pembinaaan mental mahasiswa katolik diikuti 50 orang dari beberapa
perguruan tinggi di Kabupaten Ende antara lain Universitas Flores 4
orang, STPM St. Ursula 5 orang, STIPAR Ende 5 orang, ABA Sint Mary 5
orang, akper 5 orang, STIMIK Nusa Bunga 10 orang, STICOM 5 ORANG,
Bhajawawo 6 orang, STOKES Simbiosis 5 orang.(Ria – Humas)
Tampak Gbr: Pater John Dami Mukese,SVD sedang membawakan materi



0 komentar:
Posting Komentar