Home » » RSUD ENDE GELAR SEMINAR POLA HIDUP SEHAT

RSUD ENDE GELAR SEMINAR POLA HIDUP SEHAT

Written By Unknown on Jumat, 14 Juni 2013 | 05.06

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ende menggelar seminar tentang pola hidup sehat. Seminar yang dimoderatori oleh dr.Bosco Do itu menghadirkan dr. Aries Dwi Lestari (spesialis penyakit dalam) dan dr. Ida Ayu.S.Indrayani (spesialis saraf) sebagai narasumber. Kegiatan ini diselenggarakan untuk menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 RSUD Ende. di Aula poliklinik RSUD Ende, Senin (3/9).

Ketua Umum Panitia HUT RSUD Ende, Lodovikus X. Sunti, ketika menyampaikan laporannya mengatakan kegiatan seminar ini diselenggarakan tanpa memungut biaya. Seminar ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat mengenai pentingnya pencegahan dini terhadap penyakit apa pun. “ Melalui seminar ini, kami mau memberikan informasi kepada masyarakat tentang proses pencegahan stroke, kencing manis dan penyakit dalam lainnya. Karena itu, saya berharap kita saling mengingatkan bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati,”katanya.
           
Lebih lanjut Lodovidus mengatakan selain kegiatan seminar, RSUD Ende akan melakukan aksi sosial berupa donor darah pada Jumat (7/9), dilanjutkan dengan aneka kegiatan perlombaan dan pertandingan grand final. Selanjutnya, akan diadakan jalan sehat dan pembagian dor prize pada jam 05.00 sore. Kegiatan ini melibatkan keluarga besar RSUD Ende, pensiunan dari SKPD lingkup Setda Ende, BRI, Bank NTT, Askes, Akper Ende dan instansi terkait lainnya.    

Direktur RSUD Ende, dr. Yayik Pawitra Gati mengatakan Di HUT ke-75 ini, kami mengajak masyarakat Ende untuk membangun pola hidup sehat. Kami juga mengajak masyarakat untuk membangun rasa memiliki rumah sakit ini dengan menjaga tata tertib rumah sakit. Pola hidup lebih baik mencegah daripada mengobati kita terapkan mulai sekarang. Tahun 2011 kemarin, kata Yayik, jumlah pasien penyakit cedera bertambah menjadi 23 orang. Penyakit hipertensi (darah tinggi), diabetes militus (kencing manis) dan prostat (pembesaran kelenjar kelamin laki-laki) pun masuk dalam daftar sepuluh besar penyakit yang tidak ada pada tahun 2010. Itu berarti, masyarakat kita kurang menjaga kesehatan,”kata Yayik.

Usai seminar, para peserta yang mayoritas adalah para orang tua yang menderita penyakit kolestrol dan kencing manis, panitia menyuguhkan minuman penurunan kolestrol.(adm,pt)

Tampak Gambar: Direktur RSUD Ende, dr. Yayik Pawitra Gati
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Safari Posyandu Wewaria

http://picasion.com/i/1Ulpw/

RRI ENDE STREAMING ON AIR

Diberdayakan oleh Blogger.
 

Copyright © 2013. Promkes Dinkes - All Rights Reserved

Proudly powered by Blogger